TANJUNG REDEB – Bimbingan Teknis (Bimtek) Budaya Kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Berau bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Balikpapan. Kegiatan ini digelar di Ballroom SM Tower, Senin (9/3/2026) dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said.
Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman kepada perangkat daerah mengenai peran penting budaya kerja dalam organisasi. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk merumuskan budaya kerja OPD, menumbuhkan komitmen pimpinan dalam implementasinya, serta mengaitkan budaya kerja dengan peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Target dari kegiatan ini adalah tercapainya kesepahaman bersama seluruh OPD terkait konsep penguatan nilai budaya kerja. Selain itu juga diharapkan terbentuk komitmen kuat yang ditandai dengan deklarasi bersama serta tersusunnya arah dan langkah yang terstruktur dalam penerapan budaya kerja di lingkungan Pemkab Berau.
Dalam arahannya, Sekkab Berau Muhammad Said menyampaikan bahwa penguatan budaya kerja merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran aparatur terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban. Hal ini berkaitan erat dengan integritas, loyalitas, dan kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap aparatur sipil negara.
Menurutnya, pencapaian sebuah organisasi dapat diukur melalui kinerja serta capaian yang dihasilkan oleh masing-masing OPD. Karena itu, seluruh aparatur dituntut untuk menjalankan tugas secara profesional dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN yang terangkum dalam konsep BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai tersebut menjadi pedoman dalam membangun budaya kerja yang profesional di lingkungan pemerintahan.
“Setiap perangkat daerah memiliki peran masing-masing yang harus dijalankan secara optimal. Salah satu indikator utama dalam sebuah organisasi adalah loyalitas, sebagai bentuk ketaatan terhadap peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Berdasarkan data BKPSDM Berau, jumlah aparatur sipil negara di Kabupaten Berau saat ini mencapai 9.623 orang. Terdiri dari 4.602 pegawai negeri sipil (PNS), 3.475 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta 1.546 PPPK paruh waktu.
Sementara itu, dari total PPPK tersebut, tercatat 2.527 merupakan tenaga guru, 1.577 tenaga kesehatan, dan 736 tenaga teknis yang tersebar di berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. (Prokopim)