TANJUNG REDEB – Bertempat di Kantor Kelurahan Gayam, Rabu (24/12/2025), Pemerintah Kabupaten Berau meluncurkan program Sembako Gratis yang bersumber dari pergeseran anggaran kegiatan expo Hari Jadi Kabupaten Berau yang tidak dapat dilaksanakan. Kebijakan ini diambil untuk memastikan anggaran daerah tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Berau, Iswahyudi, menjelaskan bahwa pergeseran anggaran tersebut merupakan amanat langsung Bupati Berau agar dana kegiatan seremonial dialihkan menjadi bantuan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Melalui kebijakan ini, bantuan sembako disalurkan kepada 4.517 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 100 kampung dan 10 kelurahan.
Setiap KPM menerima paket sembako berupa 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan melalui program ini mencapai 45.175 kilogram beras, 9.034 liter minyak goreng, dan 4.517 kilogram gula, sementara sebagian anggaran lainnya dialokasikan melalui skema sembako murah untuk menjangkau masyarakat lebih luas.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa pergeseran anggaran ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, anggaran daerah harus adaptif terhadap kondisi dan memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh warga, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.
“Pergeseran anggaran ini kami pastikan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, dengan sasaran yang jelas dan tepat,” tegas Bupati.
Total anggaran program sembako ini mencapai Rp2 miliar dan melibatkan tiga perangkat daerah, yakni Dinas Sosial, Dinas Pangan, serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). Dinas Sosial menyalurkan sembako gratis, sementara Dinas Pangan dan Diskoperindag menjalankan program sembako murah. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan armada distribusi bantuan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Berau. (Prokopim)