Tanjung Redeb- Sekkab Berau, Muhammad Said membuka Pelatihan Basic Operator Tahun 2025 yang dilegar PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) di Aula Kodim 0902/BRU, Jumat (31/01/2025).
Pembukaan ditandai dengan pemasangan helm proyek dan rompi oleh Sekkab Berau kepada peserta.
Muhammad Said mengatakan mengapresiasi PT BUMA yang tidak hanya penting akan kegiatan operasonal tambangnya, tapi juga menjabarkan salah satu tugas pemerintah terkait penyediaan lapangan kerja, yakni dengan mengambil peran melakukan proses Pendidikan dan pelatihan.
“Kami sangat mengapresiasi hal ini, apa yang dilakukan PT BUMA menjadi referensi, sehingga kami juga menetapkan ada program Diklat berbasis kebutuhan pasar, jadi menurut saya BUMA pantas jadi role model terutama dalam pembangunan SDM masyarakat,” ujarnya.
Hal ini sejalan dengan Sumber Daya Alam di Kabupaten Berau yang sangat melimpah dari sektor tambang dan ini menjadi pendorong pemacu perkembangan Kabupaten Berau, salah satunya yaitu mecetak SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya.
“Ini upaya menyiapkan generasi muda Kabupaten Berau yang memeliki keterampilan berbasis kebutuhan pasar,” ujarnya.
Pada kesempatan ini Muhammad Said minta agar PT Buma mengayomi dan memastikan agar seluruh pekerja menaati semua peraturan perundangan yang berlaku, baik yang diterbitkan oleh Kementerian ESDM, Lingkungan Hidup, Kesehatan, Ketenagakerjaan atau lainnya.
“Hal ini sangat penting karena setiap aturan dibuat tentunya untuk melindungi semua pihak, yaitu masyarakat, lingkungan, perusahaan dan karyawan, sehingga tidak ada yang ketentuan yang paling penting dan yang lainnya kurang penting,” pesannya.
Sementara, Ricardo Silalahi suport manager PT Buma menyampaikan ini merupakan salah satu program dari PT Buma dan memiliki visi yang serbaguna dilingkar tambang, salah satu nya pendidikan di lingkar tambang dan memberi kesempatan anak pekerja sebagai generasi penerus yang akan mendatang.
Total pelatihan 50 peserta, 40 peserta dari lingkar tambang yang merupakan tulang punggung keluarga dan kemudian mempunyai dasar skil, sementara peserta 10 orang dari internal PT Buma dengan skill up.
"Kontribusi kami memberikan pelatihan di lingkar tambang untuk berjenjang kedepan, ilmu yang didapat dapat diterapkan dan dapat mendisiplinkan waktu serta menjadi pribadi berprestasi unggul didalam dunia kerja," katanya.
Program basic operator ini berasil mencetak prestasi signifikan dan memberikan manfaat yang tak ternilai bagi perusahaan dan masyarakat. Hal ini merupakan kerjasama masyarakat pemerintah dan perusahaan.
“Kami akan terus berkomitmen untuk selalu tumbuh bersama masyarakat sekitar,” katanya.
Jadi apa yang dilakukan PT BUMA sangat baik karena SDM pekerjanya berasal dari lingkar tambang, hal ini yang perlu dikembangkan dan diapresiasi.
Hadir pada acara itu Manajemen PT. Berau Coal, Manajemen PT. BUMA, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, perwakilan Kodim 0902/BRU, beberapa Camat dan Kepala Kampung yang ada di lingkar tambang BUMA. (AJ/Prokopim)