TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas resmi mengukuhkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Berau, serta melantik pengurus TP PKK Kabupaten Berau periode 2025–2030, Tim Pembina Posyandu Kabupaten, dan Ketua Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Berau, Senin (16/6/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis PKK dalam pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Sri Aslinda Gamalis menegaskan bahwa gerakan PKK adalah gerakan yang dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat. PKK hadir sebagai mitra pemerintah daerah melalui berbagai Pokja yang mengerjakan program-program prioritas menyentuh langsung upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Selama tahun 2021 hingga 2024, banyak capaian yang diraih oleh TP PKK Kabupaten Berau. Di tahun 2022 dan 2023, kita menerima Panji Keberhasilan, serta meraih posisi kedua dalam penghargaan Arindama pada 2024. Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Berau dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung program kerja TP PKK.
Sebanyak 49 orang pengurus TP PKK Kabupaten Berau dilantik untuk periode 2025–2030, bersamaan dengan pelantikan 13 Ketua Posyandu Kecamatan dari 13 kecamatan di Kabupaten Berau. Pelantikan ini sekaligus menandai komitmen penguatan pelayanan masyarakat melalui Posyandu yang kini mengemban tanggung jawab lebih luas.
Transformasi Posyandu ke arah yang lebih komprehensif ditandai dengan penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi urusan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, serta urusan sosial. Bupati berharap agar seluruh dinas terkait, sebagai Tim Pembina Posyandu, dapat melibatkan TP PKK secara aktif dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Bupati Sri Juniarsih menyampaikan sambutannya untuk terus menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pendukung optimalisasi potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Berau.
“Dengan kolaborasi yang solid antara PKK dan Posyandu, kita bisa menciptakan keluarga berkualitas. Keluarga yang kuat adalah kunci dari masyarakat yang sejahtera,” tegasnya
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar tidak ada lagi kasus stunting di masa mendatang. “Kita harus bekerja luar biasa, karena jika SDM kita kuat, maka ekonomi akan tumbuh, dan SDA yang kita miliki akan menjadi mutiara yang menggerakkan kesejahteraan masyarakat.”
Menutup sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran TP PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi membangun organisasi yang berdampak dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Berau. (YN/DT/Prokopim)