BIATAN – Wakil Bupati Berau, Gamalis, turun langsung menemui masyarakat di Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, Minggu (9/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat.
Didampingi Camat Biatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Bagian Tata Pemerintahan Setda Berau, Gamalis berdialog dengan masyarakat dan sejumlah tokoh setempat.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi, terutama terkait akses jalan, pendidikan, dan kesehatan.
Kepala Kampung Biatan Ulu, Samsul, mengatakan persoalan akses jalan menjadi salah satu kebutuhan yang paling mendesak. Kondisi jalan alternatif yang menghubungkan Biatan Ulu dengan Kampung Biatan Lempake saat ini mengalami kerusakan, sehingga masyarakat harus mengambil jalur lain menuju ibu kota kecamatan.
“Untuk akses jalan sangatlah sulit karena harus menempuh jarak yang jauh untuk menuju ibu kota kecamatan. Hal ini lantaran rusaknya jalan alternatif penghubung antara Kampung Biatan Ulu dengan Biatan Lempake,” ungkapnya.
Menurut Samsul, perbaikan infrastruktur jalan akan memberikan dampak besar bagi mobilitas masyarakat. Saat ini, perjalanan dari Biatan Ulu dan Biatan Ilir menuju ibu kota kecamatan melalui jalur luar kampung membutuhkan waktu sekitar satu jam.
“Kalau jalan bagus, jarak tempuh dari Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir menuju ibu kota kecamatan hanya sekitar 45 menit,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap akses jalan alternatif tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan yang lebih jauh untuk mendapatkan berbagai pelayanan di ibu kota kecamatan.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan dan kesehatan yang dinilai penting untuk mendukung pelayanan dasar bagi warga di kedua kampung tersebut.
Mendengar langsung berbagai aspirasi itu, Gamalis mengatakan kunjungannya memang tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat.
“Saya hadir untuk berdialog dan mengetahui keluh kesah masyarakat. Selain bersilaturahmi, saya juga ingin mendengarkan aspirasi warga, apa yang dialami dan mencari solusi, termasuk hal-hal yang perlu diprioritaskan ke depan,” kata Gamalis.
Ia menilai, peningkatan konektivitas antarwilayah kampung akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Akses yang semakin baik akan memudahkan mobilitas warga, termasuk dalam menjangkau pelayanan pendidikan, kesehatan maupun pusat pemerintahan di tingkat kecamatan.
Di sisi lain, Gamalis juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Ia meminta warga tidak mudah terprovokasi maupun mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kita jaga kebersamaan dan kekeluargaan dengan baik. Kondusivitas ini harus dipertahankan,” tegasnya.
Gamalis menambahkan, Pemerintah Kabupaten Berau akan terus membangun sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah kampung, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga dalam menjaga stabilitas wilayah.
Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi modal penting agar berbagai kebutuhan pembangunan yang disampaikan masyarakat dapat terus diperjuangkan dan ditindaklanjuti pemerintah. (Prokopim)