Biduk-Biduk – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Biduk-Biduk berhasil merangkum sebanyak 223 usulan dari enam kampung. Kegiatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Biduk-Biduk pada Selasa malam (5/2/2026) itu dipimpin langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.
Plt Camat Biduk-Biduk, Firmansyah, menegaskan bahwa wilayah Biduk-Biduk merupakan kawasan wisata unggulan. Ia menyebut kunjungan wisatawan ke Labuan Cermin pada 2026 tercatat mencapai 30.161 orang, sementara kondisi masyarakat saat ini tetap kondusif.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tahun 2025 mulai dirasakan masyarakat, seperti peningkatan jalan, pembangunan jembatan di Teluk Sumbang, serta dermaga di Kampung Teluk Sulaiman. Infrastruktur tersebut diyakini dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, termasuk konektivitas dengan Kabupaten Kutai Timur hingga Sulawesi.
Dalam Musrenbang kali ini, prioritas usulan antara lain penyelesaian program SPAM di Kampung Teluk Sulaiman, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), perbaikan jalan yang sebagian masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, serta pembangunan menara masjid di ibu kota kecamatan.
“Karena ini daerah wisata, kenyamanan dan keindahan harus benar-benar dirasakan para pengunjung,” ujar Firmansyah.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengakui Kecamatan Biduk-Biduk merupakan destinasi wisata andalan Kalimantan Timur, khususnya Kabupaten Berau. Ia menegaskan pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor pariwisata agar benar-benar terwujud dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Menurutnya, pengembangan pariwisata harus berpedoman pada konsep Sapta Pesona, termasuk pembenahan destinasi, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, pemberdayaan sumber daya manusia, serta perubahan pola pikir masyarakat melalui pembelajaran dan peningkatan kapasitas.
“Biduk-Biduk sudah dikenal sebagai daerah wisata, sehingga wajar jika pembenahan terus dilakukan untuk menambah daya tarik sekaligus memberi kenyamanan bagi wisatawan,” ujarnya.
Sri Juniarsih juga menyampaikan harapannya agar kapal wisata menuju Danau Labuan Cermin memiliki warna dan konsep tematik yang seragam sehingga menambah estetika dan kenyamanan wisatawan sekaligus mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya penyelesaian infrastruktur jalan menuju destinasi wisata agar lebih baik dari sebelumnya. Ia juga meminta dinas terkait memprioritaskan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan wisata untuk meningkatkan keamanan, mendukung aktivitas ekonomi malam hari, serta memperindah kawasan.
“Kepada dinas-dinas terkait agar serius membenahi semua ini,” tegas Sri Juniarsih. (Prokopim)