TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kesehatan menggelar Seminar Kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS), Selasa (28/4/2026), di Ruang RPJPD Bapelitbang. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menuntaskan tuberkulosis (TB) di Kabupaten Berau.
Seminar tersebut di hadiri oleh perwakilan pelajar serta organisasi peremuan di Berau dengan mengangkat tema SATU TB – Sinergi Aksi Tuntaskan Tuberkulosis, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya eliminasi TB.
Dalam sambutannya, Ketua PPTI Kabupaten Berau, Sri Aslinda Gamalis, menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan TB tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, lintas sektor, pihak swasta, hingga keluarga pasien.
Ia juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Berau masih terdapat sejumlah tantangan, di antaranya penemuan kasus yang belum optimal, kepatuhan pengobatan yang perlu ditingkatkan, serta stigma yang masih melekat di masyarakat. Menurutnya, stigma ini kerap menjadi penghambat bagi penderita untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas.
Melalui momentum HTBS ini, Ketua PPTI Kabupaten Berau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan TB, di antaranya tidak takut melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala TB, kader dan tenaga kesehatan terus aktif melakukan penemuan kasus secara dini (active case finding) serta pendampingan pengobatan,
Ketua PPTI juga mengajak mahasiswa dan pelajar meningkatkan kesadaran dengan memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis, serta berperan sebagai agen perubahan dalam mencegah TB “melalui perilaku hidup sehat, seperti tidak merokok, menggunakan masker saat sakit, dan rutin memeriksakan kesehatan, pihak swasta dan lintas sektor mendukung upaya pencegahan, termasuk memastikan karyawan dalam kondisi sehat melalui medical check-up secara rutin dan berkualitas, serta pemerintah daerah bersama lintas sektor memperkuat kolaborasi dalam upaya eliminasi TB menuju Indonesia bebas TBC tahun 2030”, ujarnya
Dengan sinergi dan komitmen bersama, diharapkan upaya penanggulangan TB di Kabupaten Berau dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Berau dalam arahannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap TB dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah pencegahan. “Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap tuberkulosis dengan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya pencegahan,” ujarnya. (Prokopim)