TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mendampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur, Sunarto, meninjau pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Tanjung Redeb dan Puskesmas Bugis, Rabu (22/7/2026).
Suasana pelayanan berlangsung tertib. Sejumlah ibu tampak menunggu giliran di ruang pelayanan, sementara tenaga kesehatan memberikan penjelasan mengenai berbagai pilihan alat kontrasepsi sebelum dilakukan tindakan. Bupati bersama Kepala BKKBN Kaltim juga menyaksikan secara langsung proses pemasangan alat kontrasepsi implan (susuk) kepada beberapa akseptor yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Sri Juniarsih mengatakan, pelayanan KB merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dari keluarga. Menurutnya, perencanaan kehamilan yang baik akan berdampak pada kesehatan ibu, tumbuh kembang anak, hingga kesejahteraan keluarga.
"Jarak kelahiran ideal minimal tiga tahun sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Dengan perencanaan keluarga yang baik, kita dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas," ujarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, Sunarto, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Berau yang terus mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana melalui pelayanan KB di fasilitas kesehatan. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera.
"Pelayanan KB bukan sekadar mengendalikan angka kelahiran, tetapi juga memastikan setiap keluarga mampu merencanakan kehidupan yang lebih baik. Jika jarak kelahiran terjaga dan kesehatan ibu serta anak diperhatikan, maka kualitas generasi yang lahir juga akan semakin baik," kata Sunarto.
Ia menambahkan, penguatan pelayanan KB merupakan salah satu strategi mendukung percepatan penurunan stunting dan mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, serta produktif. (Prokopim)