Tanjung Redeb - Kawasan padat penduduk di Jalan Milono Gg Husada Kelurahan Gayam mengalamai kebakaran hebat pada Jumat dini hari (21/02/2026) yang menghanguskan 12 rumah dan 1 rumah terdampak. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini telah memicu respons cepat dari berbagai pihak, termasuk Bupati Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang langsung meninjau lokasi kebakaran.
Didampingi oleh Plt Asisten II Setda Berau Rusnan Hefni, Staf Ahli Setda Berau Warji, Camat Tanjung Redeb Toto Marjito, Lurah Gayam Purwawijaya, Kepala BPBD Masyhadi Muhdi dan Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Anwar.
Bupati Sri Juniarsih Mas menerima laporan lengkap mengenai situasi terkini rumah warga pasca Kebakaran. Dalam kunjungannya yang berlangsung sekitar satu jam, Bupati menyusuri setiap rumah yang kini hanya menyisakan puing-puing dan abu. Ia juga menyempatkan diri untuk menyapa para warga yang menjadi korban kebakaran dan meninjau secara langsung kondisi di lapangan.
Dalam tanggapannya, Bupati Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti, didata, dinventarisir dan qkan diberikan bantuan oleh Pemerintah bantuan berupa pakaian dan makanan serta dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
"Warga yang terdampak kebakaran, memiliki rumah atau yang menyewa disini akan kami berikan bantuan meskipun nilainya tidak seberapa sebagai bentuk empati kami, dan untuk sementara meringankan beban mereka dalam hal ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menghimbau Masyarakat Kabupaten Berau agar terus waspada dalam berbagai kondisi, khususnya kebakaran, dan selalu mengecek pemakaian listrik maupun peralatan elektronik setelah usai digunakan, karena penyebab kebakaran bisa berasal dari konsleting listrik .
Selain itu, menurutnya kondisi Kawasan Pemukiman Padat Penduduk juga harus menjadi perhatian, pasalnya kawasan-kawasan tersebut sulit dijangkau oleh Pemadam Kebakaran apabila terjadi musibah.
"Diharapkan kedepan masyarakat kita semua harus betul-betul siap terkait dengan hal-hal seperti ini dan tentu Pemkab Berau akan melakukan introspeksi-intropeksi terkait dengan pementasan atau antisipasi terhadap bencana seperti saat ini, baik itu sebelum terjadi maupun saat tidak terjadi,"tutupnya. (Prokopim)