TANJUNG REDEB – Sebanyak 60 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengikuti Pelatihan Desain Kemasan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Derawan Hotel Mercure, Selasa (4/8/2026), secara resmi dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said.
Pelatihan bertema "Kemasan Berkelas, Produk Berkualitas" ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan daya saing produk lokal melalui penguatan kualitas kemasan dan strategi branding.
Dalam sambutannya, Muhammad Said mengajak seluruh pelaku IKM untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta membangun identitas merek yang kuat agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
"Kreativitas harus menjadi kekuatan utama kita dalam menghadapi persaingan yang semakin dinamis. Bukan hanya menghasilkan produk yang baik, tetapi juga bagaimana kita mampu memasarkannya dengan kemasan dan branding yang menarik," tegasnya.
Ia berharap pelatihan ini mampu membuka wawasan para pelaku usaha dalam mengembangkan produknya sehingga memiliki nilai tambah dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Muhammad Said juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendampingi pelaku IKM melalui berbagai program pembinaan, mulai dari pelatihan, fasilitasi promosi, kemudahan perizinan hingga akses pembiayaan.
"Kami akan terus hadir agar IKM Kabupaten Berau bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yuninta, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama dua hari dan difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mendesain kemasan yang menarik serta memiliki identitas produk yang kuat.
Menurutnya, kemasan kini menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk.
"Konsumen saat ini tidak hanya membeli produk, tetapi juga membeli kualitas, kepercayaan, pengalaman, dan cerita yang melekat pada produk tersebut. Kemasan yang baik mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat identitas usaha, memperluas akses pasar, bahkan membuka peluang menembus pasar nasional hingga global," jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pelaku IKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, berinovasi, dan membangun branding yang kuat agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang terus berubah.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari UPT Makanan dan Minuman Kemasan Diskoperindag Provinsi Jawa Timur, yakni Agus Santoso dan Kuswandik, yang membawakan materi mengenai strategi desain kemasan produk.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap para pelaku IKM semakin mampu menghasilkan kemasan yang menarik, berdaya saing, serta mampu meningkatkan nilai jual produk lokal sehingga dapat menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Prokopim)