PULAU DERAWAN – Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026 Session II sukses menarik perhatian para pemancing dari berbagai daerah. Sebanyak 61 tim turut ambil bagian dalam turnamen yang digelar selama dua hari di perairan Kepulauan Derawan dan memperebutkan total hadiah Rp166,5 juta, Minggu (12/7/2026).
Peserta tidak hanya berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, tetapi juga diikuti pemancing dari Malaysia, Bali, dan Kalimantan Utara. Kehadiran peserta dari luar daerah menjadi bukti semakin besarnya daya tarik Kepulauan Derawan sebagai destinasi sport fishing sekaligus wisata bahari unggulan Kabupaten Berau.
Ketua Panitia Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026, Andi Marewangeng, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Berau, para sponsor, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi memancing, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Mulai dari meningkatnya aktivitas UMKM, penyewaan kapal nelayan oleh para angler, hingga promosi pariwisata Kabupaten Berau.
"Kami berharap event seperti ini terus ditingkatkan karena mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Kepulauan Derawan," ujarnya.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan Berau Fishing Tournament merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mengembangkan sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata secara berkelanjutan.
Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, ajang ini membuktikan bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi sport fishing di Indonesia.
"Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan sportivitas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar sebagai destinasi sport fishing yang menarik," ungkapnya.
Sri Juniarsih menegaskan Kabupaten Berau memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah, mulai dari perikanan tangkap, budidaya, hingga industri pengolahan hasil perikanan. Potensi tersebut, katanya, harus dikelola secara bertanggung jawab melalui perlindungan ekosistem pesisir, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyediaan infrastruktur yang memadai agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Berau juga berkomitmen memperkuat berbagai program strategis, seperti modernisasi alat tangkap ramah lingkungan, pengembangan kawasan budidaya, penguatan UMKM pengolahan hasil perikanan, serta hilirisasi produk lokal. Langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan sektor pariwisata dan perikanan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.
Bupati berharap Berau Fishing Tournament dapat menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor perikanan dan perekonomian masyarakat.
"Ajang ini diharapkan semakin memperkuat daya tarik Pulau Derawan sebagai destinasi wisata bahari dunia serta menjadi implementasi ekonomi biru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan," tegasnya.
Pada kategori umum, tim Langas FC berhasil meraih juara pertama dengan perolehan 74,80 poin dan berhak atas hadiah Rp40 juta. Posisi kedua diraih Walesta 2 dengan 57,70 poin dan hadiah Rp35 juta, sedangkan juara ketiga diraih Fishermans Dream dengan 56,60 poin dan hadiah Rp25 juta. Ketiga juara juga memperoleh satu unit freezer dari Bupati Berau.
Panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori spesies ikan kakap, kerapu, tuna, barracuda, serta penghargaan Kapten Terbaik yang diraih Bapa Arman. (Prokopim)