SAMARINDA - Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengikuti event Kemilau Kaltim Fest 2024 yang dipusatkan di lapangan parkir GOR Kadrie Oening Samarinda. Kegiatan ajang promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Kaltim yang akan berlangsung selama tiga hari ini, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, Kamis malam (14/11/2024).
Melalui yang mengusung tema pengembangan ekonomi kreatif Kalimantan Timur Untuk Nusantara ini, Disbudpar Berau mempromosikan keindahan alam pariwisata Bumi Batiwakkal. Mulai keindahan Pantai Pulau Derawan hingga destinasi wisata di pedalaman, sejarah dan budaya yang ada di Kabupaten Berau. Selain memasarkan paket liburan ke Bumi Batiwakkal, di Stand Disbudpar berbagai produk ekonomi kreatif pelaku UMKM Berau juga dipasarkan, mulai dari batik khas Berau, hingga produk kuliner.
Selain pameran, pada rangkaian Kemilau Kaltim Fest dari Kabupaten Berau juga mengikuti berbagi kegiatan. Mulai dari festival tari, monolog hingga dialog ekonomi kreatif yang digelar Dinas Pariwisata Kalimantan Timur.
Sekprov Kaltim, Sri Wahyuni, mengatakan spirit Dinas Pariwisata Kalimantan Timur dalam mewadahi pelaku ekonomi kreatif maupun pelaku seni sudah sangat baik. Ajang Kemilau Kaltim Fest diharapkannya menjadi sarana yang dapat semakin membangun simpul simpul yang telah menjadi mitra pariwisata. Kedepan sekprov mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk membuat konsep kemilau kaltim fest dari versi para komunitas, sehingga even ini diharapkan semakin baik dan variatif. “Event yang kita laksanakan kedepan harus semakin tumbuh dan besar,” ungkapnya.
Terpisah, Pjs Bupati Berau, Sufian Agus, berharap momentum Kemilau Kaltim Fest ini dapat semakin memperkenalkan pariwisata Kabupaten Berau. Sehingga kunjungan wisatawan semakin meningkat dan tentunya akan semakin menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat. Terlebih dengan keberadaan IKN akan turut memberikan dampak pariwisata di daerah ini.
“Tentu ini momentum yang sangat baik bagi berau untuk terus mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatifnya,” tandansya. (RN/Prokopim)