Tanjung Redeb - Rapat Kordinasi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif se Kalimantan TImur Tahun 2025, digelar di Ballroom Hotel SM Tower, Senin (10/02/2025).
Kegiatan yang dihadiri oleh 70 peserta ini terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata se-Kalimantan Timur dan Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kaltim.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten III administrasi umum Setda Berau Maulidiyah, mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, dalam sambutannya Maulidiyah mengucapkan selamat datang para peserta Rakor Pengembangan SDM Parekraf dan merasa bangga Kabupaten Berau terpilih menjadi tuan rumah rakor pada tahun 2025 ini.
Pemerintah Kabupaten Berau selalu mendukung dalam pengembangan potensi pariwisata, utamanya dalam pengembangan kemampuan sumber daya manusia dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan untuk memetakan SDM yang belum menerima fasilitasi pelatihan atau sertifikasi, serta mengidentifikasi SDM yang memerlukan sertifikasi kompetensi guna meningkatkan profesionalitas kerja.
"Kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penying dalam pelayanan dalam berinteraksi dalam menciptakan kepuasaan wisatawan, Sdm yang memiliki pengetahuan dan kemampuan memadai akan diupayakan untuk adanya sertifikasi kompetensi profesionalisme dalam memajukan pariwisata yang hebat," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau Ilyas Natsir mengatakan Rakor Pengembangan SDM merupakan agenda untuk sinkronisasi dan pengembangan sumber daya manusia dalam memajukan sektor pariwisita dan ekonomi kreatif.
"Kualitas sdm jika bagus akan berkembang di kancah nasional dan pengupayaan peningkatan ekraf di indonesia khususnya Kalmantan Timur, dan peran ekraf penghasil devisa tidak lepas dalam peningkatan kualitas sdm dan standariasi produk," tegasnya.
Selanjutnya plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi dalam sambutannya menyoroti pentingnya rapat kerja ini dalam menetapkan langkah strategis untuk pengembangan SDM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, beliau menggarisbawahi tujuan utama rapat kerja ini adalah untuk memetakan SDM yang belum menerima fasilitasi pelatihan atau sertifikasi, serta mengidentifikasi SDM yang memerlukan sertifikasi kompetensi guna meningkatkan profesionalitas kerja.
“Dengan diadakannya Rapat Kerja Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2024 ini, kita dapat memetakan kebutuhan fasilitasi pelatihan kepada para SDM parekraf se-Kalimantan Timur, mana yang membutuhkan pelatihan, mana yang membutuhkan sertifikasi kompetensi," ungkapnya.
Pengembangan Kompetensi SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar merupakan komponen penting yang memiliki peran sebagai penggerak dalam mengembangkan potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif. (AJ/Prokopim)