MARATUA - Setelah melakukan mengunjungi Desa Wisata Pulau Derawan dalam rangka visitasi dan penilaian lapangan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2024. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, didampingi Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati, Gamalis, berkunjung ke Pulau Kakaban, pulau memiliki danau yang dihuni spesies ubur ubur tidak menyemat.
Menjadi salah satu destinasi unggulan di kepulauan Maratua, Pemkab Berau melakukan penanganan serius di destinasi wisata Kakaban. Diantaranya dengan membangun akses masuk baru yang jauh lebih baik dari akses sebelumnya. Tracking sepanjang kurang lebih 500 meter dituntaskan dan telah diresmikan.
Namun Pemkab Berau masih melakukan penutupan sementara akses wisata ke Pulau Kakaban. Ini dikakukan karena terjadinya fenomena berkurangnya populasi ubur ubur dalam beberapa bulan terakhir. Hingga saat ini masih dilakukan pengkajian teknis guna memastikan ubur ubur dapat kembali berkembang dengan baik di Danau Kakaban.
Menteri Sandiaga memberikan apresiasi langkah Pemkab Berau menangani destinasi, seperti yang dilakukan di Pulau Kakaban. Pasalnya upaya ini harus dilakukan agar destinasi berkelanjutan tetap terjaga. Wisatawan juga harus turut berperan dalam menjaga lingkungan destinasi, memastikan ubur ubur di danau kakaban tetap ada. “Kita mohon kepada wisatawan untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah maupun pengelola sampaikan ekosistem di danau ini pulih,” ungkapnya.
Meskipun terbatas, Menteri Sandiaga masih disambut oleh kumpulan ubur ubur terbalik maupun ubur uhur transparan yang menghuni Danau Kakaban. (Prokopim)