JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Berau mendorong pengembangan sektor pariwisata menjadi unggulan menggerakkan ekonomi masyarakat Bumi Batiwakkal. Peningkatan infrastruktur hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pelaku pariwisata terus dilakukan. Hal ini dipaparkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, diacara dialog interaktif yang berlangsung di Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta, Senin (22/6/2026).
Melalui ruang studio Pro 3 RRI, Bupati perempuan pertama di Bumi Batiwakkal ini menyapa para pendengar dengan dipandu penyiar, Hanna Pratiwi. Dialog bertajuk strategi mewujudkan Asta Cita, menuju Indonesia Emas 2045, Sri Juniarsih menyampaikan langkah kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendukung program pemerintah pusat maupun provinsi yang diselaraskan dengan program di kabupaten.
Diantaranya melakukan inovasi dan langkah strategis menumbuhkan sektor ekonomi baru bagi masyarakat. Berau yang selama ini bergantung pada hasil sumber daya alam seperti batu bara, kini mulai menggerak sektor pariwisata. Keindahan alam yang terbentang, hingga warisan sejarah dan budaya menjadi potensi besar menghadirkan wisatawan ke Kabupaten Berau. “Ini yang kami terus dorong menjadikan pariwisata penggerak ekonomi masyarakat, selain sektor potensial lainnya, seperti perkebunan rakyat dan pertanian,” jelasnya.
Melalui kesempatan dialog interaktif, Bupati Sri Juniarsih mempromosikan, mengundang wisatawan untuk datang dan menikmati keindahan alam Bumi Batiwakkal. Konektivitas menuju Berau hingga aksesibilitas ke destinasi wisata dan fasilitas pendukung lainnya digambarkan untuk memastikan wisatawan sangat mudah untuk datang ke kabupaten di paling utara Kalimantan Timur ini. “Kami memiliki pulau wisata yang luar biasa, seperti di Maratua, juga ada wisata yang unik di Biduk Biduk, hingga pertualangan di pedalaman Berau,” ungkapnya.
Pemkab Berau dijelaskannya terus membangun pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Tidak hanya memperkuat promosi, tetapi juga meningkatkan infrastruktur, kualitas pelayanan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM agar manfaat pariwisata benar-benar dirasakan masyarakat. Berbagai penghargaan di bidang pariwisata menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas destinasi wisata Berau. “Kami memiliki alam yang masih terjaga dengan baik, ini anugerah bagi Berau, tidak hanya wisata, tetapi carbon dari hutan Berau juga telah memberikan pendapatan bagi setiap Kampung di Kabupaten Berau,” jelaskan.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga penyiaran seperti RRI sebagai media publik yang memiliki jangkauan luas, dikatakannya sangat penting untuk turut memperkenalkan dan mempromosikan keindahan Berau. Melalui kesempatan itu juga Sri Juniarsih membuka peluang investasi bagi dunia usaha untuk turut menanamkan modalnya mendorong dan menggerak ekonomi di Kabupaten Berau. “Kami sangat terbuka mari berinvestasi di Kabupaten Berau,” tandasnya. (Prokopim)