BATU PUTIH – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid dan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Safari Dakwah yang digelar Kecamatan Batu Putih dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Iman, Selasa (11/8/2026), ini diikuti masyarakat dan jamaah setempat. Safari Dakwah turut menghadirkan Gurutta Ustadz Muhammad Yusuf dari Sulawesi Selatan sebagai penceramah.
Gamalis mengapresiasi pelaksanaan Safari Dakwah yang dinilainya memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta menambah ilmu dan keimanan.
Menurutnya, dakwah tidak sebatas menyampaikan nasihat keagamaan, tetapi juga harus mampu diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari.
“Dakwah menjadi pengingat bagi diri kita untuk meningkatkan iman kepada Allah SWT. Dakwah bukan hanya nasihat semata, tetapi bagaimana kita mengaplikasikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Gamalis.
Ia juga menilai keberadaan masjid memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, memperkuat persatuan, menebarkan nilai-nilai kebaikan, dan membentuk generasi yang berakhlakul karimah.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Berau mendorong agar kegiatan keagamaan seperti Safari Dakwah dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya di Kecamatan Batu Putih tetapi juga di kampung-kampung lainnya di Kabupaten Berau.
Gamalis mengajak masyarakat menjaga persaudaraan dan kebersamaan serta turut mengambil bagian dalam pembangunan daerah dengan menjunjung nilai keislaman dan semangat gotong royong.
“Semoga kita selalu istiqomah dalam memakmurkan masjid dan menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama dan doa yang disampaikan Gurutta Ustadz Muhammad Yusuf.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya memperkuat iman dan akhlak dalam kehidupan. Menurutnya, Islam perlu ditunjukkan melalui perilaku, sementara iman merupakan keyakinan yang bersemayam di dalam hati.
“Iman menjadi potensi, akhlak menjadi identitas. Mari perkuat iman, tingkatkan akhlak, dan perbarui iman dengan kalimat La ilaha illallah,” pungkasnya. (Prokopim)