SEGAH - Segah menjadi kecamatan keempat pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan. Kegiatan dipusatkan di Pendopo Kecamatan Segah, Kamis (13/2/2025) dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Warji mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Total usulan program prioritas yang disampaikan oleh 13 kepala kampung sebanyak 197.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Bapelitbang, Endah Ernany Triariani, anggota DPRD, Kepala OPD, perwakilan perusahaan, serta 13 kepala kampung dan masyarakat.
Dalam laporannya, Camat Segah, Noor Alam menyampaikan apresiasi atas perhatian yang telah diberikan pemerintah daerah dalam pemenuhan infrastruktur khususnya jalan poros menuju kecamatan.
"Pada tahun 2024 lalu pengerjaan seminasi jalan di ibukota kecamatan sudah selesai dilaksanakan. Harapan kami bisa dilanjutkan lagi khususnya jalan poros ke masing-masing kampung karena masih banyak titik yang rusak," ungkapnya.
Selain jalan, kebutuhan air bersih menjadi perhatian utama di Segah. Termasuk juga dengan jembatan Bailey. Memasuki musim penghujan saat ini, beberapa kampung mengalami bencana banjir. Yang mengakibatkan aktivitas masyarakat cukup terganggu. "Hal ini berdampak pada perekonomian masyarakat kita karena kesulitan dalam akses jalan," tegasnya.
Sementara Staf Ahli Warji menyampaikan, pada tahun 2025 ini akan dilanjutkan perbaikan jalan poros Long Ayan menuju Long Laai, Siudung Indah menuju Tepian Buah. Termasuk juga rekonstruksi pemeliharaan jalan, rehabilitasi jembatan dan jalan Siudung Indah, irigasi permukiman, spam, revitalisasi drainase lingkungan, rehab total kantor camat.
Kemudian pada bidang pendidikan yaitu program lanjutan penambahan RKB SDN 001 Gunung Sari, sarana asrama siswa di Pandan Sari, rehab rumah dinas guru SMPN 1 Segah. Dan di bidang kesehatan rehab Pustu di tiga kampung.
"Ada juga pembangunan tribun lapangan sepak bola Kampung Harapan Jaya, dan penyaluran bantuan alat pertanian, pupuk, benih jagung dan padi serta kolam terpal," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan di Segah telah berjalan ke arah tren positif. Hal ini pun terlihat dengan perkembangan indeks desa membangun (IDM). Saat di Kecamatan Segah sudah memiliki kampung mandiri yaitu Tepian Buah. Sementara empat kampung berstatus maju dan delapan kampung berkembang. "Ini menunjukan progres perkembangan kemajuan setiap kampung," pungkasnya. (SAM/Prokopim)