GUNUNG TABUR-Mewakili Bupati Berau, Asisten Bidang Pemerintah dan Kesra, Hendratno, hadiri Tabligh Akbar dan Buka Puasa bersama dalam rangka kegiatan “Edukasi Ramadan ke 2” yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah(KKKS) SMP dan SD/MI se Kabupaten Berau.
Menjadi tahun kedua, kegiatan yang bertujuan dalam memberikan edukasi ramadan kali ini melibatkan seluruh guru SD/MI dan SMP empat kecamatan terdekat se Kabupaten Berau, yang dipusatkan di Masjid Al Hijrah Gunung Tabur, Senin (17/03/2025).
Edukasi Ramadan ke 2 mengangkat tema "Sucikan Ramadhan Eratkan Silaturahmi, Tebar Kebaikan dan Berbagi Inspirasi yang Mengedukasi di Bulan Suci Ramadan.
"Diharapkan dapat menjadi sarana bagi kita untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman kita akan pentingnya nilai agama dan pendidikan di kehidupan sehari-hari.
Kepala Dinas Pendidikan, Mardiatul Idalisah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Edukasi Ramadan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahunnya dalam rangka memberikan semangat bagi para guru dalam mendapatkan kegiatan keagamaan dalam mengembangkan karakter dan moral yang baik dalam dunia pendidikan di Kabupaten Berau, serta dalam mewujudkan generasi emas mendatang.
“Agar kami bisa menciptakan generasi emas, generasi yang suatu saat akan menggantikan kita semua," ujarnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Hendratno menyampaikan apresiasi kepada Disdik Berau yang menurutnya melalui kegiatan ini dirinya menganggap bahwa edukasi ini dapat menambah ilmu keagamaan, ia pun menyampaikan bahwa pentingnya dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Berau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas.
Hendratno berpendapat peran guru sangat penting dalam dunia pendidikan, ia pun berpesan kepada seluruh jajaran Dinas Pendidikan Berau untuk senantiasa memberikan pendampingan terhadap kepala sekolah, guru dan siswa dalam memajukan dunia pendidikan.
“Dalam merumuskan berikan kebijakan tebaik untuk para guru, sebab pendidikan salah satu kunci pembangunan yang sangat diprioritaskan, bahwa segalanya tidak bisa kita capai tanpa seorang guru," tutupnya.
Kegiatan pun dilanjutkan dengan mendengarkan tausiyah oleh Ustadz Habib Fahmi dan buka puasa bersama. (YN/AJ/Prokopim)