Tanjung Redeb- Peringati hari lahir-nya (Harlah) yang ke-7 para guru swasta yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Berau menggelar acara jalan sehat. Acara jalan sehat dilepas oleh Sekkab Berau Muhammad Said berlangsung di Lapangan Pemuda, Minggu (01/12/2024) pagi.
Muhammad Said mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai ajang silaturahmi dan menyatukan para pendidik guru negeri dan swasta sebab menurut Said hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan, dan tak satu pun negara di dunia yang bisa bertahan, dan sebagai tantangan pendidikan bagi para guru, bagaimana menciptakan suasana belajar menjadi proses yang menyenangkan sehingga ilmu yang diperoleh peserta didiknya bukan sekedar hafalan, tapi juga bisa dipahami dan bermanfaat untuk menuntaskan persoalan.
"Tugas guru tidak ringan. Sebab guru sebagai fasilitator pembelajaran di kelas tugasnya bukan sekedar menyampaikan pelajaran, tapi menghidupkan pengetahuan,” ucapnya.
Dihadapan ratusan peserta jalan sehat, SekKab Berau mengatakan dinamika pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari peran guru, selain peserta didik, sistem pendidikan dan sarana prasarana pendidikan.
"Dalam rangka mensejahterakan guru di Kabupaten Berau, Pemerintah Kabupaten Berau memberikan kontribusi untuk kesejahteraan bagi guru di Kabupten Berau, baik dari segi sarana dan prasana penunjang kegiatan untuk para guru, serta tambahan penghasilan," ucapnya.
Ditemui di tempat yang sama, Ketua Panitia Jalan Sehat Harlah ke-7 PGSI Kabupaten Berau Dodi Wisono menuturkan dengan adanya kegiatan ini, ia berharap menjadi ajang silaturahmi dan dapat mengisi waktu luangnya dengan berolahraga. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memupuk kebersamaan dan silatuhami para guru yang tergabung dalam PGSI.
“Jalan sehat ini sebagai Ini sesuatu yang program sangat baik karena pengurus PGSI dalam rangka menyatukan tenaga pendidik baik negeri maupun swasta, dan harapan saya kedepan terus berjalan kedepannya," tutupnya.
Peserta diikuti oleh para guru Sekolah Dasar, SMP dan SMA/SMK serta para murid dan diiringi oleh Marching Band. (AJ/DT/Prokopim)